Sunday, 29 January 2012

Green Architecture

Green Architecture merupakan sebuah konsep merancang dengan memadukan antara bangunan dengan kondisi lingkungan yang sudah ada, konsep ini dikembangkan sebagai buah pikir seiring dengan isu global warming serta beberapa isu lain yang rentan terhadap kerusakan bumi yang juga akan merugikan manusia. Dalam konsep ini lebih ditekankan pada kenyamanan ruang manusia dengan cara memanfaatkan berbagai potensi alam secara secara optimal, efisien dan selaras bukan melawan kondisi alam.
Salah satu prinsip dalam green architecture adalah working with climate. yakni dalam mendesain sebuah bangunan harus melihat memperhatikan kondisi iklim. Kondisi iklim di Indonesia adalah iklim tropis lembab, harus dikaji lagi bagaimana mengoptimalisasi alam yang beriklim tropis lembab terhadap bangunan.
Optimalisasi yang paling kentara adalah penggunaan cahaya matahari sebagai pencahayaan alami juga pemanfaatan udara untuk penghawaan alami.
Optimalisasi cahaya matahari biasanya dilakukan dengan membuat bukaan sehingga cahaya matahari merambat ke dalam ruangan.
Bayangkan, apa jadinya bila bangunan tak punya sistem pencahayaan yang baik. Efek dimensi ruangan akan menyusut. Suasana gelap dan dingin. Oleh sebab itu, di dalam ruangan kebutuhan cahaya adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar. Hal tersebut juga menjadi salah satu syarat untuk menciptakan kondisi kehidupan manusia menjadi lebih nyaman dan menarik.
upayakan semua ruangan mendapatkan cahaya alami supaya ruangan menjadi sehat dan menghemat penggunaan sumber energi listrik.
Arah sinar matahari adalah timur dan barat, ini menjadi penentu utama dalam menciptakan orientasi bangunan, terkadang cahaya matahari yang berlebihan juga membuat rumah menjadi panas, bukan hanya matahari saja, semua aspek alam ada positif dan negatif sehingga dituntut kreatifitas desain sehingga dengan cahaya termanfaatkan dan penghuni nyaman didalam bangunan baik itu dengan membuat lapisan tirai atau dengan menggeser sedikit arah orientasi bangunan terhadap matahari.
Sekarang anda sudah meminimalisir penggunaan penerangan listrik pada siang hari, bagai mana dengan penerangan untuk malam hari? Saya rasa sudah saatnya kita untuk mengkonvert kepada energi matahari juga dengan solar cell sehingga anda secara pribadi sudah melepaskan ketergantungan kepada PLN, juga sudah membantu negara untuk mengurangi penggunaan minyak.
begitu juga dengan penghawaan alami, Jendela dan ventilasi merupakan bagian terpenting dalam rancangan yang berfungsi untuk pertukaran udara dari dalam ke luar bangunan dan sebaliknya untuk memidahkan panas akibat radiasi matahari, menambah konsentrasi karbondioksida di udara, dan mencegah kelembaban udara agar tidak terlalu tinggi. Penghawaan alamiah memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan penghawaan mekanik. penghawan alamiah tidak membutuhkan energi listrik, tidak membutuhkan pemeliharaan, dan tidak mengeluarkan suara berisik. bentuk ventilasi yang cocok untuk wilayah iklim tropis lembab disebut dengan istilah cross ventilation, udara masuk dan udara keluar berlangsung secara kontinu sehingga ruangan tetap kering dan sehat.
Banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan green arsitektur, yang semua intinya adalah konsep desain untuk kehidupan yang berkelanjutan dimasa depan untuk generasi anak cucu kita. dengan cara meminimalisir penggunaan sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui tetapi cenderung menggunakan sumber alami yang menyesuaikan dengan iklim alam, bersahabat dengan alam dan menghindari perusakan alam.
Untuk menjaga alam dapat kita lakukan dari hal-hal kecil dari kita sendiri, kurangi pemakaaian plastik, buang sampah pada tempatnya, gunakan air secara arif dan mulailah menanam pohon. go green...

Green Architecture|English Version
Green Architecture
Green Architecture is a concept of design by blending the building with the existing environmental conditions, this concept was developed as a thought along with the issue of global warming issues . this concept  more emphasis on human space comfort by utilizing a variety of potential natural optimally, efficiently and in harmony. not against natural conditions.One of the principles in the green architecture is working with climate. namely in the design of a building should considering the climate.
imagine what would happen if the building did not have a good lighting . The effect dimensions of the room will shrink. The atmosphere was dark and cold. Therefore, read more about how to optimalize  solar and air (wind)
for building.There are so many things you can do to create green architecture, which all point is the concept design for sustainable living for future generations. by minimizing the use of natural resources that can not be renewed, but tend to use a natural resource that adapts to the natural climate, friendly nature and avoid the destruction of nature.To keep the nature of things we can do small things of our own, less using plastic, dispose of waste in place, use water wisely and start planting trees.

    2 comments:

    Melly_smile98 said...

    Mau-nya sih gitu, tapi gimana kalo kita tu udah beli rumah di kawasan perumahan yg dengan areal yg sangat terbatas. Dimana samping kiri dan kanan bahkan belakang rumah, sudah ada rumah lain alias rumah2 tetangga, yg batasnya cuma dinding doank.
    Any idea????

    Muhammad Ridha Agusni said...

    berkawan sama anak2 arsitek biar ada solusi nya... hehehe.. sebenarnya aku juga mau nulis kecendrungan di komplek perumahan. orang2 berlomba membangun semua lahan jadi ruang.. padahal ruang yang nyaman bukan hanya ruang masif yang bikin penghuni terkungkung. baca tentang cross ventilatin di http://muhammadridhaagusni-dendeng.blogspot.com/2012/02/cross-ventilation.html