Sunday, 26 February 2012

Kopi kental pencair suasana

Saya sangat menyukai kopi, saya biasa minum empat sampai enam gelas dalam sehari baik siang ataupun malam. Walaupun saya sedang tidak bekerja sepertinya saya tidak segan untuk memesan kopi hitam favorit saya, selalu saja ada teman-teman yang membayarnya ,saya juga tidak berat hati untuk membayar kopi buat teman-teman saya kalau saya sedang kelebihan rezeki. Tempat minum kopi saya bukanlah di kafe, tapi ini hanyalah sebuah warung kopi tradisional yang tidak ada dinding dan sangat terbuka. Kalau sedang tidak bekerja saya bisa duduk ber jam-jam lamanya bahkan bisa sampai larut malam, pulang satu teman datang lagi teman yang lainnya. Mereka yang mempunyai kesibukan pekerjaan biasanya ngumpul sore sampai malam hari, bahkan ada juga yang mencuri-curi waktu untuk sekedar memesan segelas kopi disela-sela pekerjaan nya. Jadilah warung kopi itu sebagai tempat kami selalu berkumpul dan bercerita banyak hal, termasuk lowongan pekerjaan dan peluang usaha. Jadi jangan lah menganggap tongkrongan ini sia-sia. Diwarung kopi ini pula kami berkenal dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang pekerjaan. Dimulai sering melihat kemudian bertegur sapa dan selanjutnya jadilah pertemanan dan juga pertalian bisnis. Diwarung ini pula saya sering menerima informasi pekerjaan-pekerjaan. Susana menjadi lebur dan sama tujuan yakni menikmati kopi, kecanduan kopi.. segelas itu tidak cukup.

No comments: