Thursday, 16 February 2012

Cianjur - Jatuh cinta pada pandangan pertama

Pertama kali saya ke Cianjur saya sudah tidak terkejut lagi dengan suasana persawahan karena seluruh Indonesia juga sudah mengetahui tentang beras Cianjur yang yang terkenal itu. Rasanya betul-betul enak. Saya membayangkan bahwa saya sanggup saja makan nasi walaupun minim lauk, walau hanya sambal terasi atau hanya dengan tempe saja, mungkin karena itu pula orang Cianjur suka makan lalap dari daun sayur-sayuran hijau segar yang terkadang hanya di cuci saja sampai bersih tanpa ribet dengan proses cooking mengcooking.Bebeda sekali dengan daerah asal saya di Aceh, semua makanan kaya akan rempah-rempah seperti daun on teumurui (saya tidak tahu bahasa indonesianya apa karena saya jarang sekali menemukan didaerah lain yang menggunakan daun in untuk makanan), kunyit, lada, jira maneh, lamkuwueh, kayu manis, dan sudah pasti santan.
Warung kondang desa ciwalen adalah daerah yang saya tinggali dalam kurun waktu lumayan lama, saya teringat sinetron keluarga cemara yang diperan novia kolopaking itu. Bentuk rumahnya, sawahnya, pohon bambu dan kolam ikannya. Petani membajak sawah dengan kerbau, merontokkan padi dengan menumbuk dan hampir semua dikerjakan secara tradisonal. Sebagian sawah bertingkat terasering, aliran sungai kecil yang deras dan jernih serta latar belakang gunung gede pangrango membuat desa itu seperti dalam lukisan saja. Walaupun itu adalah sebuah desa dengan alam yang masih hijau tapi lokasi nya tidak jauh dari pusat kota yang berjarak sekitar 3 km saja. Lokasi yang strategis, sekitar 2 jam jalan darat menuju bandung, bogor atau jakarta. Ke Suka bumi hanya berjarak 20km.
Pagi udara sangat sejuk, bersih dan bebas dari polusi, sambil ngopi di teras depan rumah memandang anak-anak kecil dengan pakaian merah putih berjalan kaki menuju sekolahnya. Cianjur dengan sawah yang hijau, genting dan bambu, kolam dan ikan air tawar, pagi dan embun, tahu dan lalapan hijau, Suasana ramai penduduk, Orang-orang sangat ramah, tutur bahasa begitu lembut sampai saya tidak bisa membedakan orang marah dengan orang senang, puntenn.. sampurasun. Hampunten..mangga.. orang-orang nya cageur bageur.

Cianjur I Love you pull dahhhh…












No comments: