Suatu ketika saya duduk didepan rumah sambil
minum kopi karena keluarga membutuhkan saya dirumah, saya melihat
sepasang cicak yang sedang bertengkar di plafon teras rumah, saling
menggigit bagian leher dan muka. sepertinya ada yang mereka perebutkan.
Entah kenapa tidak ada keinginan saya untuk melerai perkelahian itu,
saya biarkan saja beberapa saat sampai mereka berhenti sendiri. Ada yang
kalah salah satu diantar cicik itu karena yang kalah ternyata memilih
untuk menyingkir menghindari perkelahian berlanjut.:::This is the personal blog belonging to Muhammad Ridha Agusni. And provide many information on my work. However some of content can be about individual interested::: MY WORLD | MY WORK | MY WALK
Showing posts with label moslem ways. Show all posts
Showing posts with label moslem ways. Show all posts
Saturday, 25 February 2012
Cicak cicak di plafon
Suatu ketika saya duduk didepan rumah sambil
minum kopi karena keluarga membutuhkan saya dirumah, saya melihat
sepasang cicak yang sedang bertengkar di plafon teras rumah, saling
menggigit bagian leher dan muka. sepertinya ada yang mereka perebutkan.
Entah kenapa tidak ada keinginan saya untuk melerai perkelahian itu,
saya biarkan saja beberapa saat sampai mereka berhenti sendiri. Ada yang
kalah salah satu diantar cicik itu karena yang kalah ternyata memilih
untuk menyingkir menghindari perkelahian berlanjut.Friday, 10 February 2012
Wednesday, 11 January 2012
Tentang Rumi
Kata teman saya "Semua mengenai rumi selalu menarik untuk dibahas" saya mencoba mengumpulkan beberapa informasi tentang rumi dari berbagai sumber di internet. mudah-mudahan tidak puas agar semua yang mengenai rumi selalu menarik untuk dibahas.
Jalaluddin dilahirkan 30 September 1207 di Balkh, kini wilayah Afganistan. Rumi memang bukan sekadar penyair, tetapi juga seorang tokoh sufi yang berpengaruh di zamannya dan sangat menentang pendewaan akal dan indera dalam menentukan kebenaran.
Tuesday, 3 January 2012
Di TQN Suryalaya - Tasik Malaya
إلهي أنت مقصودي ورضا ك مطلوبي أعطني محبتك ومعرفعتك
"ILAAHI ANTA MAQSHUUDII WARIDHAAKA MATHLUUBII A’THINII MAHABBATAKA WAMA’RIFATAKA
“Wahai Tuhanku, Engkau lah yang aku maksud dan Ridha-Mu yang aku cari. Berilah aku kemampuan untuk bisa mencintai-Mu dan Ma’rifat kepada-Mu”
Kalimat yang selalu diucapkan selesai shalat di TQN Suryalaya, Kemudian semua memjamkan mata dan mulai berzikir LAA ILAAHA ILLALLAH…
Thursday, 1 December 2011
Tracing Back The Jilani's Work “Tafsir Jailani” - Syeikh Abdul Qadir Jailani
Syehk Abdul Qadir Jailani, Qs dilahirkan di Jailan. Yaitu negeri terpencil di belakang Thabrastan, yang di kenal dengan Kail atau Kailan. Oleh karena itu para ulama berbeda pendapat ketika menisbatkan nama beliau kepada tanah kelahirannya. Sebagian ada yang menisbatkan wilayah Jilan ini menjadi Jili. Sebagian menisbatkannya menjadi Jilani. Namanya disebut-sebut sebagai Sulthanul Auliya, rajanya para wali. Tapi, publik tidak banyak tahu bahwa Abdul Qodir al Jilani juga seorang mufasir atau ahli tafsir Al-Qur’an.
tafsir ini tidak banyak diketahui, karena belum lama ditemukan. Kitab ini baru diterbit setahun yang lalu, oleh penerbit di Istambul Turki.
Subscribe to:
Posts (Atom)


